sebuah reuni | detik-detik terakhirmu
Ini adalah bagian ketiga dari mini-novel berjudul "sebuah reuni". Dua bagian pertama bisa dibaca di sini. Bagian 1 : mimpi tentangmu Bagian 2 : tempat aku menangis ------------------------------------------------------------------------------------------------- "Cinta, aku memang tinggal sendiri. Meskipun itu, aku lebih nyaman di sini daripada di sana. Tentu saja, aku tidak akan ketemu dengan pria brengsek itu lagi selamanya. Tapi, entah kenapa, aku membutuhkan seorang teman, maukah kamu menemaniku di sini? Setiap detik. Setiap menit. Setiap jam. Kamu juga tentunya pasti bosan dengan dunia tempatmu itu. Jaga di ruangan para pesakitan yang hanya berdiri di perbatasan antara hidup dan mati. Iya kan? Cinta, mari kita menjalani hidup bersama untuk pertama dan terakhir kalinya. Itu yang kamu inginkan, bukan? Aku bahkan masih mencintaimu hingga sekarang ini." Sontak, aku kembali terbangun dari mimpi yang benar-benar membingungkan itu. Entah kenapa, te...