Posts

Migrain Tidaklah Tentang Nyeri Kepala Sebelah | Dokter Foramen

Image
Sumber gambar : dokumentasi pribadi Kata migrain tentu saja akrab di telinga setiap orang, terutama yang setidaknya pernah menonton iklan di televisi. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan migrain sebagai “sakit kepala yang disertai rasa nyeri berdenyut pada satu sisi saja dan timbul dalam bentuk serangan”. Begitu juga dengan bagaimana masyarakat mendefinisikan tentang migrain itu. Padahal, migrain tidak selalu tentang nyeri kepala sebelah. Seperti yang diketahui, International Headache Society (IHS) (1988) membagi nyeri kepala menjadi berbagai macam jenis. Migrain tentu saja salah satunya. Pembagian ini juga dilakukan melihat banyak hal, bisa dari jenis nyeri, lama nyeri, atau gejala penyerta yang dirasakan. IHS sendiri memberikan kriteria khusus untuk menyatakan bahwa nyeri kepala tersebut adalah jenis migraine, yaitu: A.             Minimal mengalami LIMA (5) kali nyeri kepala yang berlangsung selama 4...

Cerpen | Tombol Kembali

Image
sumber foto : dokpri Cerita tentang masa lalu memang tidaklah menyenangkan. Ah, mungkin sudah saatnya mencari pelarian. Akhir-akhir ini, aku sering ke warung kopi untuk sekedar menenangkan diri. Masa tugas wajibnya di Gresik lah yang menjadikan itu kebiasaan untuknya. Aku sudah mulai akrab dengan sensasi pusing setelah minum segelas. Sembari mengerjakan tugas laporan kerja, gawaiku pun berdering. Ada pesan singkat dari seorang teman. Saat dibuka, muncul dari Siwi, teman kelompok saat koass dulu. Kami akrab sekali karena jarak absen kami berdekatan. Kami sering bertukar cerita tentang apapun. Tentang permasalahan selama koass, tentang keluhan di tempat tertentu, bahkan sampai tentang cinta. Ya, kita hanya sebatas teman, kok. Tidak ada pikiran untuk menjauh, berhubung Siwi sendiri lebih tua dariku. “Halo, Gani! Gimana kabarnya di sana?” Dari pesan itu pun, aku mulai kembali merajut tali silaturahmi yang sempat putus karena jarak. Ya, memang kami sempat membenci di sta...

Puisi | Menanti Waktu Berhenti

Image
Aku berbaring tergeletak di lantai kayu ini. Hanya menantikan waktu untuk berhenti. Semua beban tubuhku telah terangsur menghilang bersamaan dengan berbagai cairan yang keluar terus-menerus. Aku tidak kuat untuk meminta mereka berhenti berlari. Bahkan untuk bersuara pun, aku sudah lelah. Tuhan, apakah memang ini semua harus berakhir? Pakaianku kusam, mukaku penuh lebam, apakah ini layak untuk menghadapMu? Aku masih ingin membalas senyuman dari matahari yang membias di jendelaku. Aku masih ingin menyanyi bersama suara kendaraan yang berlalu lalang di saat berangkat kerja. Aku sudah tidak kuat untuk semua ini, Tuhan. Aku berbaring tergeletak di lantai kayu ini. Hanya menantikan waktu untuk berhenti. Aku masih menyimpan rindu akan seorang cowok nun jauh di sana. Ya, cowok yang aku kenal hanya melalui dunia maya belaka. Dia bukanlah tampan untuk ukuran orang tempatku, namun perilakunya sangatlah menyenangkan. Mungkin dia sudah sibuk dengan kerjaannya m...

I Miss You, Nanako!.(part 1)

Image
Malam itu, aku sedang dikejar deadline terkait bahan proposal penelitian yang sedang aku bantu. Besok pagi sekitar jam 8, aku sudah diminta untuk memberikan bahan tersebut. Aku coba sejenak keluar untuk membeli kopi dulu di angkringan langgananku sembari menikmati angin malam kota Jogja. Entah kenapa, aku selalu menikmati suasana malam di sini. Tidak terlalu ramai, namun selalu syahdu. Meskipun, sayang, kadarnya sudah berkurang dengan munculnya fenomena klithik yang tidak tahu apa tujuan mereka melakukan ini. Membacok, lalu kabur. Tidak ditemukan pandangan yang berbeda selama perjalanan. Angkringan tetap rame seperti biasa. Dipenuhi berbagai orang dengan masing-masing masalah dan pikirannya masing-masing. Sembari memesan kopi dan gorengan, pembicaraan pun dilakukan dan terkadang berjalan padat. Jujur, aku sendiri merupakan pengamat yangg buruk, dan bahkan kurang tertarik dengan beberapa topik diskusi. Meskipun, saat ada bahasan kesehatan, biasanya aku turut diajak ngomong....

the love theory - nila

Image
"Gan, tadi dokter Safir ngomongin kamu loh! Dia bilang kamu penulis gitu, dan malah bilangin kamu terkena itu, apa namanya.. Gangguan Cemas Menyeluruh. Gitu Gan, tadi." Omongan itu terjadi di saat aku terpaksa harus bolos di satu kelas bimbingan untuk Uji Kompetensi Dokterku. Kebetulan juga, di jadwal itu, aku ada pertemuan dengan salah satu departemen untuk membahas rencana penelitian. Tidak cukup mendesak sebenarnya, karena dosen yang sedang aku bantu kebetulan punya jadwal fleksibel. Tapi, karena, akunya juga yang mulai menghindari pertemuan dengan dokter Safir, aku sanggupi ajakan pertemuan tersebut. Karena, aku pun berpikir, bahwa sesi bimbingan dengan beliau sendiri tidak akan begitu berguna, hanyalah diisi dengan berbagai cerita tidak jelas. Iya, beliau layak dikategorikan sebagai Lambe Turah bagi para konsulen ataupun dosen di kampusku. Melihat fakta tentang beliau sendiri, Dokter Safir adalah seorang dokter yang merupakan seorang dosen di kampusku yang...

the love theory - nanako (part 2)

Image
“ Hello, Gani! How are you doing? Congrats for officially becoming a doctor! Looking forward to meet you soon!” “Oh, hey Nanako! Thanks anyway! I am fine. How about you? I also can’t wait to talk with you a lot! So, when will you come here?” “I am fine too! I just booked a ticket, I will go to Jakarta first, and meet one friend there. And then, I will go to Jogjakarta. Can’t wait! I already searched several informations there. Talk to you later. I am going for a meeting. Bye! ” -------------------------------------------------------- Chat  dari Nanako itu datang saat aku sedang sibuk menjalani pekerjaan sebagai asisten penelitan di sebuah departemen di kampusku. Sekarang, aku sudah resmi bergelar dokter dan sedang menunggu jadwal dan tempat  internship  aku dimana selama setahun ke depan. Menurut peraturan yang ada, kami semua akan memulai program tersebut di awal tahun depan. Sehingga, untuk menghabiskan tahun ini, sebagian besar dari kami memilih untuk me...

the love theory - reni

Image
“Everyday, I felt love only in the movies Or in books or dramas Mmmm. That’s how I learned love” Dalam setiap fase kehidupan, pasti kita akan mengenal kata awal dan kata akhir. Mulai dari sekolah, kuliah atau apapun. Kita dilahirkan di dunia ini, dan kelak kita juga akan dimatikan di dunia ini. Begitulah indahnya sebuah antonym. Hidup memang bagaikan roda. Begitu juga dengan perasaan. Terkadang, kita mengenal sesuatu dan terkadang kita mulai merasa untuk menjauh dari itu. Ya, mencerna akan rasa cintaku yang cukup tinggi akan Nanako ini, aku mulai mengingat momen dimana aku mulai belajar rasa cinta sendiri. Seperti yang disebutkan dalam lirik lagu TWICE di atas (tentunya ini terjemahan, kok), awal aku belajar tentang kata cinta itu dari beberapa film dan sinetron yang tayang di saat aku SD. Memang, dari segi jam tayang, televisi Indonesia masih cukup aman ketimbang sekarang. Di kala itu, rasio antara sinetron remaja, telenovela dan sinetron anak-anak masih menunjukkan kewaj...